Minggu, 30 Oktober 2011

Fenomena Alam yang Nyata

Keajaiban Dunia - Fenomena Alam yang nyata merupakan sebuah keajaiban dunia yang sejauh ini masih dapat dilihat dan keberadaanya masih dapat disaksikan secara kasat mata oleh manuasia.
berikut peninggalan keajaiban alam kuno yang masih dapat dilihat sampai saat in.
 
1. Taman Gantung Babilonia, Al Hillah, Bibil, Irak (600 SM)

Taman Gantung Babilonia dibangun sekitar 600 SM dimana Raja Nebukadnezar II membangun untuk istri Persia nya, Amytis Media, yang rindu akan pohon dan tanaman dari negeri asalnya.

Taman yang berada di tepi sungai Efrat ini dikatakan telah menjadi surga hijau dengan tingkat berjenjang, kubah, atap, pohon, dan sistem pompa air canggih. Namun sangat disayangkan, taman ini hancur dalam gempa bumi sekitar 2 SM.

Dugaan keberadaan lokasi Taman Gantung Babilonia sekitar 50 mil barat daya Baghdad, Irak di kota Al-Hillah.
 
2.Piramida Giza di Mesir

Bila anda ingin tau beberapa keajaiban alam kuno lainnya yang keberadaanya diakui di dunia meskipun sudah tidak dapat lagi disaksikan keberadaannya oleh manusia modern saat ini adalah antara lain:


3. Patung Zeus di Olympia, Yunani ( 435-433 SM)

Patung Zeus yang berlapis emas dan gading dikatakan mempunyai tinggi 12-13 meter, disimpan di Kuil Zeus yang dibangun di Olympia, Yunani.

Berdasarkan cerita yang berkembang, dikatakan patung Zeus dihancurkan sekitar 5 AD ketika dicuri dan dibawa ke Konstantinopel dimana kemudian hangus terbakar. Cerita lainnya, patung ini dihancurkan bersama kuilnya pada 426 AD oleh aparat Romawi Theodosius II.

Pada 522 dan 551, gempa bumi membuat reruntuhan kuil terkubur dan bahkan lebih hancur. Meskipun tinggal reruntuhan, Anda masih bisa menjelajah yang tersisa dari Kuil Zeus.

4. Kuil Artemis di Efesus, Selcuk, Turki (550 SM)

Kuil Artemis di Efesus, Yunani kuno telah memiliki sejarah yang cukup lama karena butuh waktu 120 tahun untuk membangunnya dan baru selesai pada 550 SM.

Sayangnya, 200 tahun kemudian pada 356 SM, kuil ini dibakar oleh Herostratos, seorang pria yang ingin namanya dikenang selamanya.Kuil ini kemudian dibangun kembali oleh Alexander Agung setelah kematiannya pada 323 SM, namun dihancurkan lagi oleh Goth di 268 SM.

Lagi, kuil ini dibangun kembali oleh Efesus dan kemudian dihancurkan untuk yang terakhir kalinya pada 391 oleh segerombolan orang yang dipimpin oleh St John Chrysostom. Batu-batu kuil ini digunakan untuk membangun bangunan lain, termasuk Hagia Sophia di Istanbul.Tergali di awal 1900-an, beberapa fragmen dapat dilihat di British Museum di London, Inggris. Namun, Anda juga dapat mengunjungi situs kuilnya, tepat di luar Selcuk, Turki atau melihat model mininya di Miniaturk Park, Istanbul.

5. Mausoleum Halicarnassus, Bodrum, Turki (350 SM)

Berdiri tegak dengan ketinggian 45 meter, makam besar Halicarnassus dibangun pada 350 SM untuk Mausolus, istri, dan adiknya. Mausolus adalah gubernur Kekaisaran Persia.

Makam ini selamat dari serangan Alexander Agung dan perompak namun serangkaian gempa bumi mulai menghancurkan kolom-kolomnya. Pada 1400, hanya dasar makam yang tersisa. Selama Perang Salib, batu makam tersebut digunakan untuk memperkuat dinding benteng-benteng di Kastil Bodrum.

Kini, Anda dapat mengunjungi Bodrum, Turki untuk melihat bagian dasar dari makam dan museum kecil tentang sejarah makam. Sementara jika ingin melihat patung yang dahulu ada di kuil ini, Anda bisa berkunjung ke British Museum di London, Inggris.

6. Colossus Rodos, Rhodes, Yunani (290 SM)
Colossus Rodos adalah patung dewa Yunani raksasa, Helios sang dewa matahari. Dikatakan bahwa patung dengan ketinggian 35 meter ini berdiri dengan kaki terbuka, membawahi pintu masuk ke pelabuhan kota Rhodes.

Ini adalah salah satu patung tertinggi di dunia kuno yang dibangun menggunakan uang dan peralatan yang dijual dari tentara yang berhasil dikalahkan.

Rhodes terkena gempa bumi pada 225 SM dan patung itu hancur setelah berdiri selama kira-kira 56 tahun. Dikatakan bahwa patung itu patah di lutut. Kini, Anda dapat mengunjungi kota Rhodes namun tidak ada lokasi yang diketahui dari reruntuhan Colossus.

7. Mercusuar Alexandria, Alexandria, Mesir (280 SM)

Dibangun sekitar 280 SM, Mercusuar Alexandria adalah bangunan tertinggi dari tujuh keajaiban dunia kuno dengan ketinggian 115-135-meter.

Mercusuar ini dibangun di pulau Pharos untuk memandu kapal menuju pelabuhan di malam hari dan dikatakan bisa terlihat dari kejauhan sampai dengan 29 mil.

Mercusuar ini kemudian rusak dalam serangkaian gempa bumi pada 956 dan 1303. Kemudian dibangun kembali oleh Qaitbay, Sultan Mesir, yang juga membangun Benteng Qaitbay. Mekipun begitu mercusuar ini kembali rusak akibat gempa pada 1323.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar